AI Advisor versi pertama hanya punya satu kartu di Dashboard. Isinya berguna, tapi setelah membaca “budget berisiko jebol”, kamu masih harus mencari sendiri harus berbuat apa.
Versi baru mengubah dua hal:
- AI Advisor ada di setiap bagian Jatahku, bukan hanya satu kartu.
- Setiap analisa punya tombol aksi. Ada masalah, ada langkahnya, dan langkah itu bisa dijalankan dengan satu ketukan.
Tiap Angka Menjawab Dua Hal
Prinsipnya sederhana: setiap angka menjawab artinya apa dan lakukan apa. Analisa yang tidak punya langkah tidak ditampilkan, kecuali kabar baik bahwa kondisimu aman.
Contoh dari satu Beranda di pertengahan periode:
🔴 Lunasi KPR: telat 9 hari, dan amplop Tagihan & Cicilan sudah minus. Perlu Rp2.008.174. [Geser & bayar]
Ketuk tombolnya, dan Jatahku menyiapkan rencana: ambil Rp453.000 dari Pakaian, Rp1.410.000 dari Pendidikan, dan Rp145.174 dari Kebutuhan Rumah, lalu bayar KPR. Kamu bisa melepas sumber yang tidak mau dipakai. Setelah itu cukup satu ketukan untuk konfirmasi, dan dana digeser sekaligus tagihannya dibayar.
Uang tidak pernah pindah tanpa konfirmasimu.
Di Mana Saja?
Beranda: chip di enam kartu KPI
Di pojok kanan atas setiap kartu KPI ada chip kecil bertanda ✦:
| Kartu | Contoh chip |
|---|---|
| Jatah hari ini | ”1,8× jatah” |
| Sisa bebas | ”Habis ±24 Okt” atau “Cukup s/d 26 Okt” |
| Terpakai periode ini | ”Lewat ±Rp525 rb” |
| Income periode ini | ”Terisi dari Rina” atau “Belum masuk” |
| Tagihan belum dibayar | ”KPR telat 9 hari” |
| Tabungan | ”Darurat baru 3%” |
Ketuk chip untuk membuka analisanya: judul, satu atau dua kalimat, angka kuncinya, dan tombol aksi.
Kalau ada masalah serius di Beranda, chip yang hanya berisi informasi tampil lebih redup supaya perhatianmu tidak terpecah.
Beranda: kartu AI Advisor
Kartu ini menampilkan tiga langkah paling berdampak untuk sisa periode ini. Urutannya dari yang paling mendesak, lalu dari yang paling besar pengaruhnya. Saran lainnya ada di “+N saran lain”.
Tiap item punya Rincian (cara hitungnya), tombol aksi, dan Nanti untuk menyembunyikannya sementara.
Di bawahnya ada kotak Tanya AI Advisor dengan pertanyaan cepat seperti “Kenapa boros?” atau “Kapan habis?”.
Halaman Amplop
Setiap kartu amplop punya strip analisa sendiri, misalnya:
- “Makan & Jajan: maksimal Rp133 rb/hari”
- “Geser ±Rp391 rb ke Transport”
- “Aman, ±Rp45 rb/hari tersedia”
Tombolnya ikut menyesuaikan: Geser dana, Bayar, Naikkan jatah, atau Setor untuk amplop tabungan.
Di form amplop tabungan juga ada pilihan Dana darurat, supaya AI Advisor tahu amplop mana yang dipakai untuk menghitung kecukupan dana daruratmu.
Halaman Transaksi
AI Advisor menandai baris yang perlu dicek:
- Kemungkinan dobel, termasuk struk yang terkirim dua kali. Pilihannya: hapus salah satu, atau tandai “Bukan dobel”.
- Pengeluaran besar satu kali. Tidak dihitung sebagai kebiasaan harian, jadi batas aman harianmu tidak ikut kacau.
- Pola rutin yang belum didaftarkan sebagai langganan. Pilihannya: Jadikan langganan.
- Nominal yang sama dengan tagihan belum dibayar. Pilihannya: Tandai lunas.
Halaman Alokasi
Rekomendasi alokasi sekarang menyebut alasannya per amplop, misalnya “Transport ditambal 7× periode ini”, lengkap dengan tingkat keyakinannya. Tombol Bagi otomatis di form pemasukan memakai rekomendasi yang sama.
Halaman Langganan
Ada ringkasan beban tagihan, serta tanda telat atau jatuh tempo di setiap baris. Tombolnya Geser & bayar, Bayar, atau Tandai lunas, untuk tagihan yang sudah kamu bayar di luar Jatahku.
Chat web dan Telegram
Tanya “kapan habis?”, “kenapa boros?”, “kenapa makan habis?”, atau “aman beli sepatu 450rb?”. Jawabannya memakai angka yang persis sama dengan Beranda.
Satu Sumber Angka
Dulu “aman per hari” bisa berbeda antara Dashboard, bot, dan ringkasan harian, karena tiap bagian menghitung dengan caranya sendiri. Sekarang semua angka periode dihitung di satu tempat. Kartu KPI, grafik, kartu amplop, chat web, dan Telegram membaca dari sumber yang sama.
Ada juga beberapa hitungan yang lebih tepat:
- Jatah hari ini dibandingkan dengan jatah sejak pagi. Jatah ini tidak ikut turun setiap kali kamu belanja. Contoh: belanja Rp297.100 dari jatah Rp165.100, berarti lewat Rp132.000.
- Terpakai dihitung dari dana belanja. Amplop tabungan tidak ikut, jadi persentasenya lebih jujur.
- Tagihan tidak dianggap belanja harian. Proyeksi akhir periode = terpakai + tagihan belum dibayar + rata-rata 7 hari terakhir × sisa hari.
- Pemasukan rumah tangga ikut dihitung. Kalau pasanganmu yang mencatat gaji, Jatahku tidak lagi bilang “Belum dicatat”.
Jujur Soal Dasar Hitungan
Setiap analisa menyebut dasarnya, misalnya “dari 19 hari data”, beserta tingkat keyakinannya. Cara hitungnya bisa dibuka lewat Rincian.
Di awal periode, saat datanya belum cukup, AI Advisor tidak berpura-pura tahu. Proyeksi baru muncul mulai hari ke-3.
Tanpa Model Bahasa Pihak Ketiga
Meski namanya AI Advisor, analisanya tidak dikirim ke layanan AI luar. Semuanya dihitung dengan aturan tetap di server Jatahku. Ini menyangkut keuangan pribadi, jadi datamu tetap di tempatnya.
Privasi rumah tangga juga dijaga:
- Analisa hanya memakai amplop yang boleh kamu lihat.
- Rencana geser dana tidak pernah mengambil dari amplop pribadi anggota lain.
- Deskripsi transaksi pribadi anggota lain tidak pernah dikutip.
Bisa Dibungkam
Tidak setuju dengan sebuah saran? Ketuk Nanti atau Sembunyikan, dan saran itu tidak muncul lagi untuk sementara.
AI Advisor adalah cermin, bukan penjaga gerbang. Ia tidak pernah memblokir pencatatan.
AI Advisor tersedia untuk semua paket, Basic maupun Pro. Punya masukan, atau ada saran yang terasa tidak relevan? Kirim ke hi@jatahku.com.
Siap kelola keuangan lebih baik?
Coba Jatahku gratis — catat pengeluaran secepat kirim chat Telegram.
Mulai Gratis Sekarang →